Realitas Mushola Central London

Realitas Mushola Central London

Realitas mushola populer di Central London, Inggris dengan status grade II untuk pernyataan atas nilai riwayat, arsitekturnya, dan budaya.

London Central Mosque atau Mushola London Central, yang ada di Regent’s Park dibuat di tahun 1970-an.

Tiga dasawarsa sesudah pemerolehan situs itu dan dikasih kuasa oleh kabinet perang Churchill sebagai langkah mengaku keutamaan Islam dalam warga yang makin multikultur.

Realitas Mushola Central London, Bangunan Classic Populer di Inggris

Mushola yang dibuat oleh arsitek Inggris, Sir Frederick Gibberd dipilih dalam sebuah persaingan internasional. Menurut Historic England yang mereferensikan mushola itu, bangunan itu mempunyai pola menawan yang menyatukan adat arsitektur modernisme Inggris, berbentuk bersejarah Islam.

Baca Juga: Pengalaman Hebat Berlibur di Bangkok

Pembangunan mushola itu memerlukan waktu 2 tahun dan menelan ongkos sebesar enam juta Poundsterling, yang bisa memuat beberapa ribu jamaah di aula berkubah emas. Disamping itu, menara setinggi 44 Mtr. membuat jadi salah satunya landmark di London.

Untuk kamu yang menyukai keliling Eropa dan ingin menelusuri rekreasi bau religius, London kemungkinan menjadi salah satunya tujuanmu. Ini karena London mempunyai beberapa mushola yang memikat untuk didatangi. Diantaranya mushola Sentra London atau London Central Mosque.

Berada di Regent’s Park, Mushola Sentra London mempunyai nilai riwayat tertentu hingga tempat ini benar-benar terkenal di London, Inggris. Agar tidak ingin tahu, di bawah ini 5 bukti menarik mengenai Mushola Sentra London yang dapat menambahkan wacanamu.

Penyeleksian arsitek untuk pembangunan mushola ini memakai sayembara internasional

Ialah Sir Frederick Gibberd, arsitek asal Inggris yang mendesain Mushola Sentra London. Penyeleksian Frederick berdasar dari hasil persaingan internasional untuk pembangunan mushola ini. Akhirnya, pria kelahiran 7 Januari 1908 itu dipilih membuat mushola ini pada 1973. Frederick sendiri mempunyai reputasi yang banyak dalam hasilkan kreasi arsitektur.

Merilis thegibberdgarden.co.uk, kecuali mushola Sentra London, Frederick mendesain project seperti Katedral Katolik Liverpool.

Realitas Mushola Central London Ongkos pembangunan mushola capai 6 juta Poundsterling

Pembangunan mushola ini rupanya habiskan ongkos yang tidak sedikit. Merilis Guardian.com, pembangunan mushola ini menelan ongkos sejumlah 6 juta poundsterling atau sejumlah Rp 115 miliar bila dikonversikan ke kurs rupiah saat ini. Adapun pembangunan mushola ini memerlukan waktu lebih dari 2 tahun dan bisa memuat beberapa ribu jemaah untuk melaksanakan ibadah di mushola ini.

Bangunan mushola ini jadi landmark di London

Ada banyak kekhasan yang ada di Mushola Sentra London ini, diantaranya karena mushola ini mempunyai kubah emas. Tidak itu saja, menara mushola ini mempunyai tinggi 44 meter. Karena itu mushola ini juga jadi salah satunya landmark di London.

Gagasan pembangunan Realitas Mushola Central London mulai semenjak tahun 1900-1930

Mushola Sentra London mempunyai riwayat yang panjang sampai pada akhirnya sukses dibangun. Merilis iccuk.org, di antara 1900 sampai tahun 1930 sudah dilaksanakan beberapa usaha untuk mengawali pembangunan mushola ini, sampai pada akhirnya pada 1974 konstruksi mushola ini juga dimulai.

Salah satunya kreator pembangunan mushola ini ialah Lord Headley, seorang bangsawan Irlandia kelahiran tahun 1855. Dia sebagai seorah figur mualaf terkemuka. Sesudah merengkuh islam nama Headley mulai dikenali sebagai Shaikh Rahmatullah al-Farooq.

Mempunyai sarana perpustakaan dengan beberapa puluh ribu buku

Hal bagus yang berada di mushola central London yaitu ada sarana perpustakaan. Pada tempat ini banyak terdapat pilihan buku monumental dan jurnal dengan bahasa Arab atau Inggris.

Merilis iccuk.org, ada lebih dari 25 ribu buku yang berada di perpustakaan itu dan ada salinan Alqur’an dalam 30 bahasa. Menjadi tempat ini benar-benar pas untuk menambahkan pengetahuan mengenai peradaban Islam.

Demikian 5 bukti berkenaan Mushola Sentra London. Untuk kamu yang ingin menambahkan pengetahuan berkenaan riwayat dan peradaban Islam khususnya di Inggris, mushola ini pas menjadi tujuan rekreasi religiusmu. Kamu ketarik ke situ?

Mushola di Aceh dengan Style Timur tengah yang Memikat Mata

Bila kamu pelesiran ke Propinsi Aceh, jadi tidak ada kelirunya untuk berkunjung beberapa mushola yang berada di bumi serambi Makkah itu. Ini karena beberapa mushola di Aceh mempunyai design ornament yang menarik dan adopsi style Timur tengah, hingga benar-benar pas menjadi tujuan rekreasi religiusmu.

Agar tidak ingin tahu, di bawah ini 5 mushola di Aceh dengan arsitektur ciri khas Timur tengah yang memikat mata pengunjung. Yok dibaca!

  1. Mushola Haji Keuchik Leumik

Mushola ini termasuk terkenal di kota Banda Aceh. Diantaranya karena daya tarik mushola itu yang berpenampilan ala-ala Timur Tengah. Mushola ini ada di Dusun Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. Posisi mushola ini bukan di tepian jalan besar hingga tidak begitu berisik dengan situasi jalan raya.

Pembangunan mushola ini dibuat di atas tempat selebar 2.500 mtr. semenjak Juli 2016, dan disahkan pada Januari 2019 lalu. Ongkos pembangunan mushola ini seutuhnya diongkosi oleh pebisnis Aceh namanya Haji Harun Keuchik Leumik. Nama mushola ini juga diambil dari nama keluarganya yaitu Haji Keuchik Leumik.

  1. Mushola Oman

Mushola yang ini sangat menarik untuk didatangi. Arsitektur mushola yang menarik dengan style Timur Sedang jadi daya magnet mushola Al Makmur atau yang dikenali Mushola Oman. Posisi mushola ini ada di wilayah Lampriet, Kota Banda Aceh.

Segi luar dan dalam mushola penuh akan arsitektur Timur tengah yang memikat mata. Merilis bandaacehtourism.com, pembangunan mushola ini di atas tempat selebar 7.571 mtr. persegi. Hiasan pada dinding mushola ini berbentuk kaligrafi ayat suci Al-qur’an. Adapun mushola ini memiliki dua satu kubah dan menara.

Mushola ini awalannya dibuat di tahun 1979. Tetapi di tahun 2004 lalu, mushola ini jadi salah satunya yang terimbas bencana gempa di Aceh. Akhirnya, mushola ini juga alami pembangunan baru yang didanai oleh Sultan Qabus Bin Said dari negara Kesultanan Oman.

  1. Mushola Agung Baiturrahim Lhoksukon

Mushola ini berada di Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Aceh. Tempat beribadah umat Islam ini adopsi style arsitektur Timur tengah pada bangunannya. Bila disaksikan, mushola ini terlihat istimewa dengan sentuhan warna putih yang menguasai pada bangunannya. Saat itu warna kubah mushola ini warna biru dengan sedikit sentuhan warna emas.

Adapun keseluruhannya mushola ini mempunyai enam tiang dasar landasan yang menyokong kubah utama. Disamping itu ada empat kubah kecil yang mengililingi kubah khusus dan 4 menara.

  1. Mushola Agung Subulussalam

Mushola Agung Subulussalam sebagai satu diantara demikian mushola yang berada di Aceh dengan design Timur Tengah. Ini nampak dari design luar mushola yang paling ciri khas nuansa Timur Tengah. Saat itu sisi dalam interior mushola terlihat istimewa dengan beberapa tiang yang tinggi. Bujet pembangunan mushola ini minimal menelan ongkos Rp 60 miliar lebih. Adapun mushola ini sanggup memuat 3.500 jamaah.

Kecuali jadi tempat untuk menjalankan salat, mushola ini jadi posisi ikrar nikah masyarakat sekitar. Tempat beribadah ini berada di kota Subulussalam yang disebut pemekaran dari wilayah Aceh Singkil di Propinsi Aceh.

  1. Mushola Agung Sultan Jeumpa

Mushola ini jadi salah satunya tujuan rekreasi religius di Aceh. Arsitektur mushola yang berpenampilan Timur Sedang jadi kekhasan mushola yang berada di pusat perkotaan Kabupaten Bireun, Propinsi Aceh ini. Tidak cuman dikunjungi oleh pengunjung lokal, mushola ini jadi tujuan kunjungan beberapa wisatawan seperti dari Malaysia.

Saat kamu berkunjung sisi dalam mushola ini, kamu akan menemui interior dalam mushola berbentuk plafon dan dinding yang dihias kaligrafi yang cantik.

Untuk kamu yang menyukai berekreasi religius, beberapa masjid itu pas buat kamu datangi dengan keluarga ketika ada di Propinsi Aceh. Dari 5 mushola itu, yang telah kamu kunjungi?